hampir sepuluh hari anakku yang sedang kuliah di negri jiran kembali ke rumah untuk liburan singkatnya. saat akan kembali ke negri jiran, sebelum kami mengantarnya ke bandara, kami sekeluarga berdoa dan yang memimpin doa adalah anakku sendiri.
hal yang menyentuh kalbu kami semua adalah saat dia mendoakan 'ngkong' (kakek) nya. rupanya sang kakek sangat tersentuh dengan doanya. bahkan sampai kami selesai berdoa dan harus segera berangkat ke bandara, suatu pemandangan yang belum aku pernah saksikan sebelumnya. yaitu sang kakek menitikkan air mata sambil mengatakan bahwa suatu saat nanti beliau akan menengok kesana.
beberapa waktu lalu kami memang pernah beramai-ramai pergi ke negri jiran untuk menjenguk ...